JIKA KEPALA SEKOLAH “JAUHI” GURU BK

Oleh : Wannef Jambak.) Konselor Sekolah pada SMP Negeri 2 Sirandorung, Tapanuli Tengah.

Sampai saat ini, barangkali masih ada Kepala Sekolah yang “mencueki” keberadaan petugas Bimbingan Konseling. Saya tidak tau siapa yang salah, apakah petugas Bimbingan Konselingnya tidak mau kerja, atau memang kepala sekolah yang “tidak mau tau” bahwa pekerjaan Bimbingan Konselinmg itu sebenarnya berat.

Atau karena BK itu, tidak ada penilaian seperti layaknya bidang studi lain. Yang lucunya petugas Bimbingan Konseling malahan oleh kepala sekolah disuruh untuk mengajar. Untuk diketahui, dari semua materi yang diterima oleh petugas BK, tidak ada yang berkenaan dengan materi pelajaran. Mereka hanya diajarkan cara membimbing anak yang ditinjau dari berbagai aspek, terutama aspek psykologi.

Kalau disuruh mengajarkan bidang study, apa jadinya ? ya akhirnya akan dianggap remeh oleh murid-murid, apalagi mata pelajaran yang diberikan adalah mata pelajaran yang orang lain tidak ada yang mau membawakannya. Jelas akan lebih parah lagi.

Jadi kalau memamng pemerintah atau sekolah-betul ingin mencari anak yang berkualitas dan bermutu, maka janganlah sepelkan petugas Bimbingan Konseling. Suruh bikin program, laksanakan program dan beri dukungan baik sarana dan prasarana. Untuk pelaksanaan ini jelas akan membutuhkan biaya yang lumayan besar. Pada awal tahun baru biasanya akan diadakan tes psykologi, sikap, dan lain sebagainya yang nantinya akan dijadikan sebagai modal guru BK untuk memberikan layanan, baik itu remidial , maupun pengayaan.

Artinya, kalau memang kita betul-betul punya niat untuk memajukan pendidikan, mari kita fungsikan semua. Ingat dalam PP N.20 tahun 1989 secara jelas ada tiga komponen pendidikan yang salaing berakaitan dan tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya, yang salahsatunya adalah keberadaan Bimbingan Konseling. Mari kita letakkan sesuatu itu, pada tempatnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s